Belanjaan Anda

Your cart is currently empty.

Return to shop

Keputihan Itu Normal Enggak Sih?

Di setiap tim GCUP open QnA session pasti selalu terselip pertanyaan tentang keputihan.

“Min, keputihan itu normal enggak sih?”

“Min, aku keputihan setiap hari kenapa ya?”

Dan masih banyak pertanyaan lainnya seputar keputihan lainnya..

Oleh karena itu hari ini mimin akan menjelaskan tentang keputihan secara mendetail ya!

DEFINISI KEPUTIHAN

Keputihan adalah hal yang normal dan lumrah terjadi pada setiap wanita, karena keputihan adalah cara alami tubuh membersihkan vagina dan menjaganya tetap sehat.

Keputihan juga berfungsi sebagai pelumas vagina alami untuk melindunginya dari infeksi dan iritasi.

 

BAGAIMANA KEPUTIHAN YANG NORMAL?

Ciri-ciri keputihan normal ini antara lain berjumlah sedikit, cair, bening, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal.

Keputihan alami dapat terjadi karena perubahan hormonal selama siklus haid, stres, kehamilan, alat kontrasepsi, dan aktivitas seksual.

 

BAGAIMANA KEPUTIHAN YANG TIDAK NORMAL?

Keputihan tidak normal ini bersifat bau, gatal, dan jumlahnya cukup banyak. Penyebabnya bisa karena proses infeksi, alergi, benda asing, atau tumor di saluran reproduksi.

 

PENYEBAB KEPUTIHAN

Keputihan dapat disebabkan oleh proses normal tubuh maupun oleh infeksi.

Keputihan normal dapat disebabkan oleh perubahan hormon, rangsangan seksual, stres dan ibu menyusui.

Sedangkan penyebab Keputihan Tidak Normal paling sering diakibatkan 3 mikrorganisme yaitu:

  1. Jamur kandida (kandidiasis)
  2. Bakteri (vaginosis bakterial dan klamidiasis)
  3. Protozoa (trikomoniasis)

Infeksi pada vagina ini dapat disebabkan oleh kurangnya kebersihan pada area vagina, ketidakseimbangan bakteripada vagina (baik akibat obat-obatan maupun hormon), dan hubungan seksual.

Terdapat juga beberapa faktor yang membuat seorang wanita rentan mengalami infeksi vagina dan menimbulkan keputihan, antara lain:

  1. Konsumsi pil KB dan obat kortikosteroid.
  2. Menderita penyakit diabetes.
  3. Melakukan hubungan seksual tanpa kondom dan sering berganti pasangan.
  4. Menurunnya sistem kekebalan tubuh, misalnya penyakit HIV.
  5. Terdapat iritasi di dalam atau sekitar vagina.
  6. Menipisnya dinding vagina akibat menopause.
  7. Terlalu sering membersihkan area kewanitaan dengan semprotan air.
  8. Menggunakan sabun atau losion yang mengandung parfum atau pewangi.

 

DIAGNOSIS KEPUTIHAN

Cairan keputihan tidak normal bisa memiliki warna yang bervariasi, berikut penjelasannya:

  • Cairan berwarna coklat atau disertai bercak darah. Keputihan ini disebabkan oleh siklus haid yang tidak teratur. Meskipun jarang terjadi, kondisi ini bisa juga merupakan tanda dari kanker rahim atau leher rahim.
  • Cairan berwarna hijau atau kuning dan berbuih. Keputihan ini disebabkan oleh penyakit trikomoniasis.
  • Cairan berwarna kelabu atau kuning. Keputihan ini dapat disebabkan oleh penyakit gonore.
  • Cairan berwarna putih dan kental. Keputihan ini disebabkan oleh infeksi jamur pada vagina.
  • Cairan berwarna putih, abu-abu, atau kuning, disertai bau amis. Keputihan ini disebabkan oleh penyakit vaginosis bakterialis.
  • Cairan berwarna merah muda. Keputihan yang terjadi setelah melahirkan.

 

GEJALA KEPUTIHAN

Keputihan Normal akan menimbulkan gejala seperti:

  • Tidak bau menyengat
  • Tidak berwarna (Bening) atau warna normal (warna putih biasa)
  • Tekstur cairan keputihan tergantung dengan siklus haid

Sedangkan Keputihan Tidak Normal akan menimbulkan gejala seperti:

  • Berbau menyengat, seperti bau amis atau bau busuk.
  • Tekstur lebih kental, berbusa, atau menggumpal seperti keju cottage.
  • Cairan berwarna abu-abu, kehijauan, kekuningan.
  • Cairan yang keluar dari vagina disertai dengan darah.
  • Jumlahnya sangat banyak dan lengket, sehingga mudah menempel pada pakaian dalam
  • Keputihan menggumpal seperti keju
  • Nyeri hingga gatal pada area vagina
  • Nyeri saat buang air kecil

Jika kamu mengalami tanda-tanda di atas beserta gejala lain yang menyertai,

misalnya vagina gatal atau terasa panas dan perih saat buang air kecil atau berhubungan seks, please langsung konsultasikan ke dokter ya!

 

PENGOBATAN KEPUTIHAN

Kunci mengatasi keputihan adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan vagina kamu setiap saat. Vagina yang bersih mampu menjaga kesimbangan bakteri baik yang ada di dalam vagina untuk mencegah risiko infeksi.

Namun, kalau keputihan yang kamu alami sudah cukup parah, dokter akan memberikan obat sesuai dengan penyebab dari keputihan kamu

  • Keputihan akibat jamur kandida

Dokter akan memberikan obat antijamur dalam bentuk gel yang dimasukkan ke vagina, atau antijamur tablet yang diminum.

  • Keputihan akibat vaginosis bakterial

Obatnya adalah antiobiotik jenis metronidazol atau klindamisin, baik diberikan melalui vagina atau diminum. Berfungsi untuk menghilangkan Bakteri.

  • Keputihan akibat klamidia

Bisa diobati dengan antibiotik azitromisin satu kali minum atau doksisiklin selama 7 hari. Ini dapat menghilangkan bakteri penyebab keputihan.

  • Keputihan akibat trikominiasis

Dokter akan memberikan obat metronidazol. Pada klamidia dan trikomonas, pasangan seksual harus diobati juga.

CARA MENCEGAH KEPUTIHAN

Untuk menghindari keluarnya cairan dari vagina yang tidak normal, berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat kamu lakukan:

  • Cuci tangan sebelum maupun sesudah menyentuh area vagina.
  • Setelah buang air kecil, selalu basuh vagina kamu dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri masuk ke dalam vagina dan menyebabkan infeksi.
  • Pastikan vagina sudah cukup basah sebelum kamu melakukan hubungan seksual untuk mencegah iritasi dan infeksi.
  • Gunakan detergen tanpa pewangi untuk mencuci pakaian. Selain itu, pastikan kamu membilas pakaian sampai benar-benar bersih.
  • Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan hindari pakaian yang berbahan ketat.
  • Hindari penggunaan tisu dengan pewangi, sabun wangi, atau bedak pada vagina karena bisa mengiritasi kulit dan menganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina.