Belanjaan Anda

Your cart is currently empty.

Return to shop

Anatomi payudara

Struktur anatomi payudara itu enggak sesederhana penampilannya saja. Organ tubuh pada bagian ini selain menjadi daya Tarik untuk wanita, ia juga memiliki peran dalam aktivitas sexual dan memberikan ASI untuk bayi.

Payudara umumnya mulai berkembang ketika seseorang masuk pasa pubertas.

Bentuk dan ukurannya biasanya tidak berubah lagi setelah itu. Walaupun begitu, perubahan payudara yang cukup signifikan juga dapat terjadi ketika sedang hamil.

Penyebabnya karena stimulasi hormone estrogen menyebabkan payudara terlihat bertambah besar. Hormon tersebut juga membuat warna puting tampak lebih gelap.

Berikut adalah ciri-ciri payudara yang sehat:

  • Tidak Terdapat Benjolan

Benjolan yang muncul di sekitar payudara atau ketiak bisa menjadi tanda adanya tumor/kista. Jika dalam 6 minggu benjolan tidak hilang, langsung konsultasikan kondisi kamu oleh dokter ya.

  • Tidak Mengeluarkan Cairan

Kecuali cairan ASI/ cairan payudara yang muncul sebelum menopause, kita perlu waspada ketika payudara mengeluarkan cairan berwarna kehijauan/ bening/ merah pada salah satu putingnya.

  • Tidak Terasa Sakit

Nyeri pada payudara saat menjelang siklus haid adalah hal yang normal dan biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika setelah menstruasi sakit/nyeri pada payudara tak kunjung hilang, segera konsultasikan ke dokter yaa.

  • Tidak Terjadi Perubahan Pada Kulit Payudara

Payudara sehat umumnya terlihat dari kondisi kulitnya yang tidak kering, pecah-pecah, berkerut, bersisik, dan kemerahan.

Berikut adalah cara menjaga kesehatan pada Payudara.

  • Berhenti Merokok

Kandungan yang ada di dalam rokok tidak hanya bisa menyebabkan kanker paru-paru, tapi juga bisa kanker payudara. Sebuah penelitian mengungkapkan, wanita yang aktif merokok lebih beresiko untuk terkena kanker payudara dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

  • Batasi Konsumsi minuman beralkohol

Memiliki payudara sehat akan terasa jauh lebih sulit jika kita terus mengonsumsi minuman beralkohol. Riset menyatakan wanita yang mengonsumsi minuman beralkohol setiap harinya dapat meningkatkan resiko kanker payudara sebesar 20%.

  • Konsumsi makanan sehat

Menerapkan pola makan sehat dengan mengutamakan konsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dapat membantu mengurangi resiko kanker payudara.

  • Rutin berolahraga

juga terbukti mampu mencegah kanker payudara. Menurut penelitian, wanita yang jarang atau tidak pernah olahraga memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara.

Maka dari itu, penting untuk melakukan olahraga dengan intensitas sedang, minimal 2,5 jam per minggu.

Untuk mendeteksi apakah kita memiliki kanker payudara bisa dilakukan sendiri. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dilakukan dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa apakah ada perubahan fisik pada payudara. Proses ini dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius dapat segera ditangani.

Berikut beberapa cara untuk melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

  1. Perhatikan payudara kamu, kebanyakan wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama besar (payudara kanan lebih besar atau lebih kecil daripada yang lain).
  2. Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara.
  3. Letakkan tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  4. Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  5. Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara kamu, termasuk di bagian bawah.
  6. Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting kamu. Tempatkan jempol dan jari telunjuk kamu di sekitar puting kamu, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah beberapa hari setelah periode menstruasi kamu berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk payudara yang mengencang.